Connected Raspberry Pi dan Orange Pi di PT. Parahyangan Motor Perkasa

Siang hari ini Whitecyber team mendapat request untuk memperbaiki koneksi jaringan server yang ada di PT. Parahyangan Motor Perkasa. Itu perusahaan apa kak ?

.

.

PT. Parahyangan Motor Perkasa adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penjualan (sales) dan distribusi suku cadang motor (spare part motor).

Beberapa poin penting mengenai PT. Parahyangan Motor Perkasa:

  • Bidang Usaha: Mereka fokus pada penyediaan suku cadang sepeda motor.
  • Lokasi: Berlokasi di Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Area distribusinya mencakup wilayah Jawa Barat.
  • Produk: Produk yang mereka pasarkan meliputi berbagai suku cadang berkualitas tinggi seperti:
    • Ring seher (piston ring)
    • Seher (piston)
    • Pen piston
    • Bohlam motor
    • Gear paket
    • Rantai motor
    • Klep in/ex (katup hisap/buang)
    • Stang seher (connecting rod)
    • Plat kopling
    • Vanbelt
    • Dan produk suku cadang motor lainnya. Mereka juga merupakan distributor untuk merek NPR (Nippon Piston Ring), yang merupakan produk asli Jepang.
  • Sistem Pemasaran: Perusahaan ini menggunakan sistem pemasaran direct selling (penjualan langsung) untuk wilayah area dagang di Jawa Barat.
  • Jumlah Karyawan: Berdasarkan informasi yang tersedia, perusahaan ini memiliki sekitar 51 – 200 karyawan.

.

Raspberry bisa merujuk pada dua hal yang berbeda:


1. Buah Raspberry (Frambos)

Raspberry adalah jenis buah beri yang dapat dimakan, berasal dari berbagai tumbuhan dalam famili mawar genus Rubus. Buah ini dikenal dengan rasanya yang manis, berair, dan sedikit renyah.

Karakteristik Buah Raspberry:

  • Bentuk: Buah agregat, berkembang dari banyak karpel berbeda pada satu bunga.
  • Warna: Umumnya berwarna merah cerah (varietas paling umum), tetapi ada juga raspberry hitam, ungu, dan kuning.
  • Tekstur: Berair dan sedikit renyah, dengan biji-biji kecil di dalamnya.
  • Perbedaan dengan Blackberry: Raspberry memiliki perbedaan khas dengan blackberry; saat dipetik, batang atau wadah (torus) terlepas dari buah, meninggalkan lubang di tengah buah raspberry.
  • Nutrisi: Buah raspberry kaya akan antioksidan (seperti vitamin C, E, dan polifenol), serat, vitamin B (terutama folat), fosfor, zat besi, dan mangan. Kandungan gulanya relatif rendah.
  • Manfaat Kesehatan: Dikaitkan dengan berbagai manfaat seperti menjaga kesehatan kulit, tulang, mata, membantu mengontrol gula darah, serta berpotensi mengurangi risiko penyakit kronis.

2. Raspberry Pi

Raspberry Pi (sering disingkat Raspi) adalah sebuah komputer papan tunggal (single-board computer; SBC) seukuran kartu kredit. Komputer mini ini dikembangkan oleh yayasan nirlaba Raspberry Pi Foundation di Inggris, dengan tujuan awal untuk kepentingan edukasi dan mencetak generasi pemrogram baru.

Karakteristik Raspberry Pi:

  • Ukuran: Sangat kompak, umumnya tidak lebih dari 9 cm x 6 cm.
  • Komponen: Meskipun kecil, Raspberry Pi dilengkapi dengan prosesor (berbasis ARM), RAM, port USB, HDMI, dan slot kartu microSD sebagai media penyimpanan dan untuk menjalankan sistem operasi.
  • Sistem Operasi: Umumnya menjalankan sistem operasi berbasis Linux (seperti Raspbian/Raspberry Pi OS), dan beberapa versi Windows IoT Core.
  • Fleksibilitas: Menjadi platform yang sangat fleksibel untuk pengembangan, pembelajaran komputer, serta proyek-proyek DIY (Do It Yourself) dan IoT (Internet of Things).

Fungsi dan Penggunaan Raspberry Pi:

  • Komputer Mini: Dapat digunakan untuk kegiatan komputasi ringan sehari-hari seperti pengolah kata, menjelajah internet, menonton film HD, atau mendengarkan musik.
  • Media Center: Digunakan sebagai pemutar media atau pusat hiburan di rumah.
  • Server Mini: Dapat berfungsi sebagai web server, server NAS (Network Attached Storage), atau server printer.
  • Proyek Elektronika dan IoT: Sering digunakan untuk mengontrol berbagai sensor (cahaya, gerak, suhu), otomatisasi rumah (mengontrol lampu, AC), proyek robotika, dan sistem embedded lainnya.
  • Edukasi: Alat yang populer untuk belajar pemrograman dan dasar-dasar ilmu komputer.

Untuk menyambungkan Raspberry Pi ke komputer Anda, ada beberapa metode yang umum digunakan, tergantung pada tujuan dan perangkat keras yang Anda miliki. Berikut adalah beberapa cara yang paling sering dipakai:

1. Menggunakan Raspberry Pi sebagai Komputer Mandiri (Dengan Monitor, Keyboard, Mouse)

Ini adalah cara paling langsung, di mana Anda memperlakukan Raspberry Pi sebagai komputer desktop terpisah, mirip dengan PC mini.

Yang Anda Butuhkan:

  • Monitor: Dengan port HDMI.
  • Kabel HDMI: Untuk menghubungkan Raspberry Pi ke monitor.
  • Keyboard USB.
  • Mouse USB.
  • Adaptor Daya USB-C (untuk Pi 4/5) atau Micro USB (untuk Pi 3/2/Zero): Dengan daya yang cukup (biasanya 5V, 2.5A atau lebih).
  • Kartu microSD: Dengan sistem operasi Raspberry Pi OS (sebelumnya Raspbian) yang sudah terinstal.

Langkah-langkah:

  1. Siapkan Kartu microSD: Unduh dan instal Raspberry Pi OS ke kartu microSD menggunakan Raspberry Pi Imager.
  2. Hubungkan Perangkat Keras:
    • Pasang kartu microSD ke slot Raspberry Pi.
    • Sambungkan kabel HDMI dari Raspberry Pi ke monitor Anda.
    • Sambungkan keyboard dan mouse USB ke port USB Raspberry Pi.
    • Sambungkan adaptor daya ke Raspberry Pi.
  3. Nyalakan: Begitu daya tersambung, Raspberry Pi akan booting dan menampilkan antarmuka desktop di monitor Anda.

2. Menggunakan SSH (Secure Shell) – Tanpa Kepala (Headless Setup)

Ini adalah metode paling populer untuk mengelola Raspberry Pi dari jarak jauh tanpa perlu monitor, keyboard, atau mouse yang terhubung langsung ke Pi. Anda akan mengakses Pi melalui jaringan.

Yang Anda Butuhkan:

  • Kabel Ethernet (opsional, jika tidak ada Wi-Fi) atau Koneksi Wi-Fi: Raspberry Pi harus terhubung ke jaringan yang sama dengan komputer Anda.
  • Komputer dengan klien SSH: (Terminal di macOS/Linux, PuTTY di Windows).
  • Kartu microSD: Dengan Raspberry Pi OS yang sudah terinstal dan SSH diaktifkan.
  • Adaptor Daya untuk Raspberry Pi.

Langkah-langkah:

  1. Aktifkan SSH (Penting!):
    • Cara Paling Mudah (sebelum booting): Setelah menulis Raspberry Pi OS ke kartu microSD menggunakan Raspberry Pi Imager, klik ikon pengaturan (roda gigi) sebelum menulis. Di sana Anda bisa mengaktifkan SSH, mengatur username dan password, serta mengonfigurasi Wi-Fi.
    • Cara Manual (jika sudah booting): Buat file kosong bernama ssh (tanpa ekstensi) di direktori boot kartu microSD Anda.
    • Dari Desktop Pi (jika sudah terhubung ke monitor): Buka Raspberry Pi Configuration (dari menu Start) -> Interfaces -> Aktifkan SSH.
  2. Hubungkan Jaringan: Sambungkan Raspberry Pi ke router Anda via Ethernet atau pastikan Wi-Fi sudah terkonfigurasi dan Pi terhubung ke jaringan yang sama dengan komputer Anda.
  3. Nyalakan Raspberry Pi.
  4. Temukan Alamat IP Raspberry Pi:
    • Dari Router: Akses halaman administrasi router Anda dan cari perangkat yang terhubung (biasanya ada daftar klien DHCP).
    • Dari Pi (jika terhubung ke monitor): Buka terminal di Pi dan ketik hostname -I.
    • Menggunakan Alat Jaringan (misal: nmap di Linux/macOS atau aplikasi network scanner di smartphone Anda).
  5. Akses via SSH dari Komputer Anda:
    • Di Windows: Buka PuTTY. Masukkan alamat IP Raspberry Pi di kolom “Host Name (or IP address)” dan klik “Open”.
    • Di macOS/Linux: Buka Terminal dan ketik:

      Bash

       
      ssh username@alamat_ip_raspberry_pi
      

      (Contoh: ssh pi@192.168.1.100).

    • Anda akan diminta untuk memasukkan password yang Anda atur sebelumnya. Setelah berhasil, Anda akan memiliki akses baris perintah ke Raspberry Pi Anda.

3. Menggunakan VNC (Virtual Network Computing) – Remote Desktop

Jika Anda ingin melihat antarmuka desktop grafis Raspberry Pi dari komputer Anda (bukan hanya baris perintah), VNC adalah pilihan yang baik.

Yang Anda Butuhkan:

  • Sama dengan SSH, ditambah VNC Viewer di komputer Anda.
  • Server VNC harus diinstal dan diaktifkan di Raspberry Pi.

Langkah-langkah:

  1. Aktifkan VNC Server di Raspberry Pi:
    • Dari desktop Pi (jika terhubung ke monitor): Buka Raspberry Pi Configuration -> Interfaces -> Aktifkan VNC. Atau, dari terminal di Pi, ketik sudo raspi-config dan pilih Interface Options -> VNC.
  2. Instal VNC Viewer di Komputer Anda: Unduh RealVNC Viewer dari situs web RealVNC dan instal di komputer Anda.
  3. Hubungkan via VNC Viewer: Buka VNC Viewer di komputer Anda, masukkan alamat IP Raspberry Pi, dan sambungkan. Anda akan diminta untuk memasukkan username dan password Raspberry Pi.

4. Menggunakan USB Ethernet Gadget (Khusus Raspberry Pi Zero/W)

Metode ini memungkinkan Raspberry Pi Zero/W untuk berperilaku seperti perangkat USB yang dapat menyediakan koneksi jaringan ke komputer Anda melalui kabel USB tunggal.

Yang Anda Butuhkan:

  • Raspberry Pi Zero/W.
  • Kabel Micro USB Data: Penting, bukan hanya kabel daya.
  • Kartu microSD: Dengan Raspberry Pi OS.

Langkah-langkah:

  1. Siapkan Kartu microSD:
    • Instal Raspberry Pi OS ke kartu microSD menggunakan Raspberry Pi Imager.
    • Setelah selesai menulis, buka direktori boot pada kartu microSD.
    • Edit file config.txt: Tambahkan baris dtoverlay=dwc2 di bagian paling bawah.
    • Edit file cmdline.txt: Temukan rootwait dan tambahkan modules-load=dwc2,g_ether tepat setelahnya (pastikan ada spasi di antaranya).
    • Buat file kosong bernama ssh (tanpa ekstensi) di direktori boot untuk mengaktifkan SSH.
  2. Sambungkan Kabel: Sambungkan kabel Micro USB dari port USB data (bukan port PWR IN) pada Raspberry Pi Zero/W ke port USB di komputer Anda.
  3. Nyalakan Raspberry Pi Zero/W.
  4. Identifikasi Jaringan Baru di Komputer Anda: Komputer Anda akan mendeteksi perangkat jaringan baru. Ini bisa muncul sebagai “Ethernet Gadget”, “RNDIS”, atau serupa.
  5. Akses via SSH: Setelah jaringan terdeteksi, Anda bisa mencoba mengakses Pi Zero/W melalui SSH menggunakan hostname raspberrypi.local atau mencari alamat IP yang diberikan oleh komputer Anda.

Ringkasan Pilihan:

  • Paling Sederhana untuk Pemula: Menggunakan monitor, keyboard, mouse langsung ke Pi.
  • Paling Fleksibel & Populer: SSH untuk akses baris perintah jarak jauh.
  • Akses Desktop Jarak Jauh: VNC jika Anda ingin melihat antarmuka grafis.
  • Khusus Pi Zero/W: USB Ethernet Gadget untuk koneksi langsung melalui USB.

Pilihlah metode yang paling sesuai dengan kebutuhan dan perangkat keras yang Anda miliki.

.

Orange Pi adalah serangkaian komputer papan tunggal (Single-Board Computer/SBC) yang dikembangkan oleh perusahaan Tiongkok, Shenzhen Xunlong Software Co., Ltd. Mirip dengan Raspberry Pi, Orange Pi juga dirancang sebagai komputer mini yang ringkas, berukuran seukuran kartu kredit atau bahkan lebih kecil, namun memiliki kemampuan komputasi yang lengkap.


Apa Fungsi dan Kegunaan Orange Pi?

Orange Pi memiliki fungsi yang sangat mirip dengan Raspberry Pi, yaitu sebagai platform serbaguna untuk berbagai proyek dan aplikasi:

  • Komputer Mini: Bisa digunakan untuk tugas komputasi dasar seperti menjelajah web, mengolah dokumen, menonton video, atau mendengarkan musik.
  • Media Center: Mengubah TV Anda menjadi smart TV dengan kemampuan memutar berbagai format media.
  • Server Mini: Cocok untuk membangun server pribadi seperti web server, server file (NAS), atau server game.
  • Proyek IoT (Internet of Things) dan Otomatisasi Rumah: Mengontrol sensor, perangkat rumah pintar, dan sistem otomasi lainnya.
  • Edukasi dan Pembelajaran: Alat yang bagus untuk belajar pemrograman, robotika, dan dasar-dasar ilmu komputer.
  • Pengembangan Prototipa: Sering digunakan oleh para developer dan maker untuk membuat prototipe perangkat keras dan proyek elektronik.

Perbedaan Utama Orange Pi dengan Raspberry Pi

Meskipun memiliki konsep yang sama sebagai SBC, ada beberapa perbedaan penting antara Orange Pi dan Raspberry Pi:

  1. Produsen:

    • Raspberry Pi: Dikembangkan oleh Raspberry Pi Foundation (Inggris).
    • Orange Pi: Dikembangkan oleh Shenzhen Xunlong Software Co., Ltd. (Tiongkok).
  2. Prosesor:

    • Raspberry Pi: Umumnya menggunakan prosesor berbasis Broadcom (ARM Cortex-A).
    • Orange Pi: Lebih bervariasi, sering menggunakan prosesor dari Allwinner, Rockchip, atau bahkan RISC-V pada model-model terbaru. Beberapa varian Orange Pi dikenal memiliki spesifikasi hardware yang lebih tinggi dengan harga yang kompetitif.
  3. GPU (Unit Pemrosesan Grafis):

    • Raspberry Pi: Menggunakan GPU VideoCore.
    • Orange Pi: Seringkali dilengkapi dengan GPU Mali, yang kadang-kadang dianggap lebih cocok untuk tugas-tugas grafis yang intensif pada beberapa model.
  4. Sistem Operasi (OS):

    • Kedua-duanya mendukung berbagai distribusi Linux (seperti Ubuntu, Debian, atau varian Raspbian/Orange Pi OS). Orange Pi juga dikenal dapat menjalankan Android.
    • Komunitas Raspberry Pi jauh lebih besar dan dokumentasinya lebih melimpah, sehingga lebih banyak resources dan dukungan tersedia.
  5. Konektivitas dan Fitur:

    • Baik Raspberry Pi maupun Orange Pi menawarkan berbagai port (USB, HDMI, Ethernet) dan pin GPIO (General Purpose Input/Output) untuk interaksi dengan perangkat lain.
    • Beberapa model Orange Pi mungkin menawarkan fitur atau konektivitas yang berbeda (misalnya, eMMC storage onboard, port LAN ganda) yang tidak selalu standar di semua model Raspberry Pi, dan sebaliknya.
  6. Kompatibilitas:

    • Meskipun memiliki ukuran yang mirip, Orange Pi tidak selalu identik dalam layout atau pin GPIO dengan Raspberry Pi. Ini berarti casing atau HATs (Hardware Attached on Top) yang dirancang untuk Raspberry Pi mungkin tidak kompatibel langsung dengan Orange Pi, dan sebaliknya.
  7. Harga:

    • Orange Pi seringkali dipasarkan sebagai alternatif yang lebih ekonomis dengan spesifikasi yang kadang lebih tinggi pada titik harga yang sama, menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang mencari kinerja lebih dengan anggaran terbatas.

Secara umum, Orange Pi adalah pesaing kuat di pasar SBC yang menawarkan berbagai pilihan dengan spesifikasi beragam, seringkali dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, ekosistem dan dukungan komunitas Raspberry Pi masih lebih dominan.

.

Baik, mari kita bahas perbedaan antara Raspberry Pi dan Orange Pi. Keduanya adalah jenis komputer papan tunggal (Single-Board Computer/SBC) yang sangat populer, tetapi ada beberapa perbedaan kunci yang perlu Anda ketahui:

1. Produsen dan Filosofi

  • Raspberry Pi: Dikembangkan oleh Raspberry Pi Foundation, sebuah badan amal di Inggris. Tujuan utamanya adalah untuk mempromosikan pengajaran ilmu komputer dasar di sekolah-sekolah dan menyediakan alat komputasi yang terjangkau. Fokusnya seringkali pada stabilitas, dukungan komunitas yang kuat, dan ekosistem yang luas.
  • Orange Pi: Diproduksi oleh Shenzhen Xunlong Software Co., Ltd. dari Tiongkok. Orange Pi cenderung fokus pada penawaran hardware dengan spesifikasi yang kompetitif (terkadang lebih tinggi) dengan harga yang lebih terjangkau, seringkali menargetkan pasar yang lebih berorientasi pada kinerja dan biaya.

2. Prosesor (CPU & GPU)

  • Raspberry Pi: Sebagian besar model menggunakan System-on-Chip (SoC) berbasis Broadcom (ARM Cortex-A). GPU-nya adalah VideoCore.
  • Orange Pi: Menggunakan berbagai macam SoC dari produsen seperti Allwinner, Rockchip, atau bahkan RISC-V pada model-model tertentu. GPU-nya seringkali adalah Mali. Beberapa model Orange Pi (terutama model terbaru seperti Orange Pi 5) seringkali memiliki CPU dengan inti yang lebih banyak (misalnya octa-core) dan kecepatan GHz yang lebih tinggi, serta GPU Mali yang mungkin menawarkan kinerja grafis lebih baik untuk tugas-tugas intensif.

3. Komunitas dan Dukungan Perangkat Lunak

  • Raspberry Pi: Memiliki komunitas yang jauh lebih besar dan aktif. Ini berarti ada banyak sekali tutorial, forum, proyek, dan software pihak ketiga yang tersedia secara luas. Dukungan untuk sistem operasi Raspberry Pi OS (dahulu Raspbian) sangat matang.
  • Orange Pi: Komunitasnya lebih kecil dibandingkan Raspberry Pi, namun terus berkembang. Ketersediaan tutorial dan resource mungkin tidak sebanyak Raspberry Pi, dan dukungan perangkat lunak (terutama untuk OS non-Linux yang didukung seperti Android) bisa bervariasi antar model. Namun, mereka mendukung berbagai distro Linux populer seperti Ubuntu, Debian, dan Armbian, selain OS resmi mereka, Orange Pi OS.

4. Kompatibilitas Hardware (Pinout, HATs, Casing)

  • Raspberry Pi: Memiliki pinout GPIO (General Purpose Input/Output) yang standar (biasanya 40-pin) di sebagian besar model utama, membuat banyak HATs (Hardware Attached on Top) dan add-on kompatibel satu sama lain. Casing yang dirancang untuk satu model Pi seringkali pas untuk model lain dalam seri yang sama.
  • Orange Pi: Meskipun memiliki ukuran yang mirip, layout pin GPIO dan port pada model Orange Pi tidak selalu identik atau kompatibel dengan Raspberry Pi. Ini berarti casing atau HATs yang dibuat untuk Raspberry Pi kemungkinan besar tidak akan cocok dengan Orange Pi, dan sebaliknya. Setiap model Orange Pi mungkin memiliki layout yang sedikit berbeda.

5. Pilihan Konektivitas dan Fitur Tambahan

  • Kedua-duanya menawarkan port standar seperti USB (USB 2.0 dan USB 3.0/3.1), HDMI, Ethernet, dan Wi-Fi/Bluetooth (tergantung model).
  • Orange Pi pada beberapa modelnya seringkali menawarkan fitur yang mungkin tidak ada di Raspberry Pi standar, seperti:
    • Dukungan untuk eMMC storage (penyimpanan internal yang lebih cepat dari microSD).
    • Port PCIe atau NVMe SSD untuk penyimpanan super cepat.
    • Port LAN ganda.
    • Input/output video yang berbeda (misalnya, beberapa model Orange Pi memiliki port HDMI ukuran penuh, sementara Raspberry Pi 4/5 menggunakan micro HDMI).
  • Raspberry Pi menonjol dengan ekosistem HATs dan add-on yang sangat luas dan terdokumentasi dengan baik.

6. Harga dan Ketersediaan

  • Raspberry Pi: Cenderung memiliki harga sedikit lebih tinggi, terutama karena permintaan yang tinggi dan terkadang kendala pasokan. Namun, nilai jualnya ada pada ekosistem yang matang dan dukungan yang tak tertandingi.
  • Orange Pi: Seringkali menawarkan harga yang lebih rendah untuk spesifikasi hardware yang sebanding atau bahkan lebih tinggi, menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang mencari nilai ekonomis atau kinerja lebih dengan anggaran terbatas. Ketersediaannya bisa bervariasi tergantung model dan wilayah.

Kesimpulan: Mana yang Lebih Baik?

Tidak ada yang secara mutlak “lebih baik” antara Raspberry Pi dan Orange Pi; pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan dan prioritas Anda:

  • Pilih Raspberry Pi jika Anda mencari:
    • Dukungan komunitas yang masif dan banyak resource.
    • Stabilitas dan keandalan yang teruji.
    • Edukasi dan pembelajaran dasar-dasar komputasi.
    • Proyek yang membutuhkan banyak HATs dan add-on yang sudah teruji.
    • Anda tidak keberatan dengan harga yang sedikit lebih tinggi.
  • Pilih Orange Pi jika Anda mencari:
    • Kinerja hardware yang lebih tinggi (CPU/GPU lebih cepat, RAM lebih besar, opsi penyimpanan lebih canggih) dengan harga yang lebih terjangkau.
    • Fleksibilitas dalam pilihan SoC dan fitur tambahan.
    • Anda siap untuk troubleshooting mandiri karena dukungan komunitas yang lebih kecil.
    • Proyek yang spesifik membutuhkan fitur hardware tertentu yang ditawarkan Orange Pi (misalnya NVMe SSD).

Banyak penggemar teknologi bahkan memiliki keduanya untuk bereksperimen dengan kemampuan yang berbeda!

.

🚀 Wujudkan Ide IoT dan Otomasi Anda! 🚀

Punya ide brilian untuk proyek Raspberry Pi atau Orange Pi tapi bingung mulai dari mana? Atau butuh bantuan untuk pengembangan yang lebih kompleks?

Kami adalah ahlinya! PT. Parahyangan Motor Perkasa kini hadir untuk membantu Anda mengubah konsep menjadi kenyataan. Dari prototipe IoT cerdas, sistem otomasi rumah, hingga solusi kustom untuk bisnis Anda, kami siap menggarapnya.

✅ Expertise Komprehensif: Tim berpengalaman di Raspberry Pi & Orange Pi. ✅ Solusi Tailor-Made: Proyek disesuaikan dengan kebutuhan unik Anda. ✅ Inovasi Terdepan: Membangun solusi yang relevan dan masa depan.

Jangan biarkan ide-ide hebat Anda hanya jadi wacana. Hubungi kami hari ini via DM atau klik link di bio untuk konsultasi gratis dan mulai proyek Anda! Let’s build the future, together! ✨

#RaspberryPiProject #OrangePiProject #IoTIndonesia #Otomasi #SmartSolutions #EmbeddedSystems #TechDevelopment #InovasiTeknologi #ParahyanganMotorPerkasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *