Kedaulatan Pangan

Memulai menanam dari mana ?
Saking semangatnya awalnya saya asal menanam sayuran yang saya beli di toko pertanian. Pertama saya membeli bibit kangkung 2 kg. Dan itu cara menanamnya saya salah ( satu polibag saya isi satu biji kangkung ). Ya seperti inilah saya kurang ilmu. Namun disini saya akan share perkembangan pengalaman saya kepada teman-teman semua.
Setiap ketemu biji mau ditanam, Namun saat ini saya sadar, tidak harus semua tanaman kita harus tanam, jika di rumah bisa ada semua tanaman artinya rumah kita sudah seperti SURGA DUNIA. Rumah kita dikelilingi berbagai Sayuran dan Buah-buahan, kapan saja mau makan tinggal ambil tanpa harus pergi ke pasar.
Kita akan kembali focus pada KEMANDIRIAN PANGAN.
Artinya apa, kita akan melakukan PUASA. ( Maunya semua ditanam, namun yang mau dimakan yang mana ? ) ini mirip seperti kita mau berbuka puasa itu lho, sebelum mahrib semua ingin dimakan, ketika diadakan maka mubadzir, kebutuhan perut kita hanya terbatas.
Setelah nanti kita batasi JUMLAH TANAM, JENIS TANAMAN, dan KEBUTUHAN KELUARGA. Maka dengan mudah kita bisa petakan kebutuhan keluarga kita untuk mencapai KEDAULATAN PANGAN KELUARGA.
Berapa kapasitas jumlah anggota keluarga ?
Pertama kita fahami dulu keluarga kita. Di Rumah saya ada Saya, Ibu, Istri, 2 Anak, dan 1 Pembantu. Berarti kebutuhan makan keluarga ada 6 orang.
Jika sudah ketemu Artinya kita TIDAK AKAN MENANAM MELEBIHI KEBUTUHAN kita.
Jika Berlebih bagaimana ?
Bisa jadi Shodaqoh ke tetangga, atau bisa kita simpan.
Apa yang ditanam ?
Mulai dengan melihat ISTRI atau IBU kita belanja di Pasar. Buka keranjang atau tas plastik bawaan ketika pulang dari Pasar.
Contoh jika isi keranjang belanjanya :
- Kecambah
- Sayuran
- Cabe
- Bawang Merah
- Bawang Putih
- Tempe
- Tahu
Nah berarti itu yang HARUS kita dahulukan kita usahakan.
Lalu apa yang WAJIB kita tanam ?
Lihatkan ke Dapur, Cek Bumbu Dapur di rumah. Nah itulah yang WAJIB kita tanam.
Lalu mulainya bagaimana ?
Lihat di dapur apakah ada bumbu dapur yang sudah keluar tunasnya ? seperti lengkuas, jahe, bawang merah, bawang putih, atau apapun itu. Segeralah tanam !
Jika Anda sudah melakukan ini, artinya Anda sudah mulai Perjalanan Kemandirian Pangan Keluarga ini.
Konsep Utama: Berkebun Cerdas (Low Effort, High Reward)
-
Filosofi: Berhenti memerangi “gulma” yang bisa dimakan. Tanaman-tanaman ini adalah varietas pusaka (heirloom atau landrace) yang telah berevolusi untuk tumbuh subur dengan gangguan minimal (tanah yang dicangkul/diolah) tanpa butuh pupuk, penyiraman konstan, atau perawatan rumit.
-
Strategi: Ciptakan satu sudut khusus di lahan Anda sebagai “kebun gulma yang bisa dimakan”. Olah tanahnya satu kali, biarkan tanaman-tanaman oportunis ini tumbuh, lalu panen secukupnya dan biarkan sisanya menyemai diri sendiri untuk musim berikutnya.
Daftar 20 “Gulma” Pangan yang Bisa Anda Manfaatkan:
Tanaman-tanaman ini tumbuh liar dan sangat tangguh:
-
Krokot: Kaya omega-3, vitamin A, C, E. Bisa tumbuh di celah beton/batu.
-
Lamb’s Quarters: Nutrisi lebih tinggi dari bayam budidaya (protein, kalsium, zat besi).
-
Dandelion: Seluruh bagian bisa dimakan. Akarnya bisa jadi pengganti kopi bebas kafein.
-
Good King Henry: Tanaman tahunan (bertahan 10-15 tahun) yang menghasilkan daun dan tunas mirip asparagus.
-
Chickweed: Tumbuh cepat di cuaca sejuk, rasa segar mirip selada.
-
Stinging Nettle: Sangat kaya nutrisi. Sengatannya hilang setelah dimasak/diblender.
-
Jerusalem Artichoke: Umbi produktif, tahan kering, sekali tanam akan terus tumbuh sendiri.
-
Orach (Mountain Spinach): Lebih tahan panas dibanding bayam biasa.
-
Wild Mustard: Tumbuh super cepat (30 hari panen), bunga dan bijinya bisa diolah.
-
Miner’s Lettuce: Tumbuh baik di tempat teduh/lembap di mana tanaman lain gagal.
-
Borage: Membantu memperbaiki kualitas tanah dan menarik serangga penyerbuk.
-
Plantain: Gulma halaman yang juga memiliki fungsi sebagai tanaman obat (luka/sengatan).
-
Wood Sorrel: Rasa asam segar seperti lemon, cocok untuk salad.
-
Bayam Amaran: Tahan panas ekstrem dan kekeringan; bijinya sangat bergizi.
-
Adas Liar: Tanaman aromatik yang tahan di tanah miskin dan pinggir jalan.
-
Garlic Mustard: Memiliki rasa perpaduan bawang putih dan mustard.
-
Clover: Pengikat nitrogen alami yang memperbaiki kualitas tanah.
-
Violet Liar: Penutup tanah yang cantik dan bisa dimakan.
-
Mallow (Cheeseweed): Daunnya membantu mengentalkan sup secara alami.
-
Shepherd’s Purse: Tumbuh subur di cuaca sejuk, rasa mirip kol muda.
Tips Implementasi untuk Pekebun:
-
Identifikasi: Pelajari ciri-ciri tanaman tersebut agar tidak salah cabut saat membersihkan kebun.
-
Pemanenan: Potong bagian atas tanaman yang masih muda untuk mendorong pertumbuhan baru yang lebih segar, atau biarkan sampai berbunga jika ingin tanaman tersebut menyemai bijinya sendiri untuk musim berikutnya.
-
Manfaat Tambahan: Selain untuk konsumsi, banyak dari tanaman ini berfungsi sebagai cover crop yang memperbaiki struktur tanah dan menambah nutrisi secara alami.
Tanaman yang Sangat Umum di Indonesia
-
Krokot (Portulaca oleracea): Di Indonesia dikenal dengan nama Krokot. Sering tumbuh liar di sela-sela jalan atau kebun dan sering dianggap gulma yang sulit dimatikan. Masyarakat lokal sebenarnya sudah banyak yang mengolahnya sebagai sayur bening atau lalapan.
-
Bayam/Amaran (Amaranthus): Ini adalah keluarga bayam-bayaman yang sangat akrab dengan lidah orang Indonesia. Jenis liar atau landrace amaran sering tumbuh subur di lahan terbuka.
-
Dandelion: Tanaman ini memang lebih umum ditemukan di dataran tinggi atau wilayah dengan suhu lebih sejuk (seperti di pegunungan Jawa).
-
Clover (Trifolium): Sering ditemukan sebagai tanaman penutup tanah di area perkebunan atau halaman rumput di dataran tinggi (seperti area Lembang, Dieng, atau lereng pegunungan).
-
Adas (Foeniculum vulgare): Adas sangat umum di Indonesia. Daun dan bijinya sering digunakan dalam bumbu dapur tradisional atau jamu. Tanaman ini tumbuh liar di banyak daerah pegunungan di Indonesia.
-
Ciplukan (Kerabat dekat beberapa jenis gulma pangan): Meskipun tidak persis sama dengan semua nama di video, Indonesia memiliki banyak kerabat tanaman liar seperti Physalis (ciplukan) yang tumbuh mandiri dan bergizi tinggi.
