Whitecyber adalah Jasa Konsultan yang bergerak di bidang Artificial Intelligence (AI) khususnya pada jasa Machine Learning atau Deep Learning untuk project Akademis ataupun jasa Corporate/Institusi.
Natural Language Processing (NLP)
Penggunaan Metode dan Algoritma yang Digunakan : Machine Translation, Chatbot, BERT,Postagging, Automatic Speech Recognition (ASR), Sentimen Analysis, Text to Speech, Sound/Speech Classification, System Recomendation, Topic Modelling
- Maksimal 2 Jenis Pilihan Algoritma
- Maksimal 3x Bimbingan Online Via Zoom
- Maximal 3x Bantuan Revisi
- Diajarkan Step By Step Tata Cara Pembuatan Project
- Unlimited Konsultasi
.
Topic Modelling AI adalah cabang dari kecerdasan buatan (AI), khususnya dalam bidang Natural Language Processing (NLP), yang bertujuan untuk mengidentifikasi topik atau tema laten (tersembunyi) dalam sekumpulan besar dokumen teks. Alih-alih secara manual membaca dan mengkategorikan setiap dokumen, Topic Modelling AI menggunakan algoritma untuk secara otomatis menemukan kelompok kata yang sering muncul bersamaan dalam dokumen, dan menganggap kelompok kata ini sebagai representasi dari suatu topik.
Tujuan Utama Topic Modelling AI:
- Menemukan Struktur Tersembunyi: Mengungkap tema atau topik yang mendasari sekumpulan besar teks yang mungkin tidak terlihat jelas secara eksplisit.
- Mengorganisir dan Merangkum Informasi: Membantu dalam mengelompokkan dokumen berdasarkan topik, sehingga memudahkan pemahaman dan analisis keseluruhan konten.
- Ekstraksi Insight: Mengidentifikasi tren, opini, atau area fokus utama dalam data teks.
- Reduksi Dimensi: Mengurangi kompleksitas data teks yang besar menjadi representasi topik yang lebih ringkas.
Bagaimana Cara Kerjanya?
Sebagian besar teknik Topic Modelling AI bekerja berdasarkan prinsip bahwa dokumen terdiri dari campuran berbagai topik, dan setiap topik terdiri dari distribusi probabilitas kata-kata. Algoritma mencoba untuk “merekayasa balik” proses ini untuk mengidentifikasi topik-topik yang mungkin menghasilkan dokumen-dokumen tersebut.
Teknik-Teknik Utama dalam Topic Modelling AI:
Beberapa teknik yang paling populer meliputi:
- Latent Semantic Analysis (LSA): Teknik statistik yang menggunakan Singular Value Decomposition (SVD) untuk mengurangi dimensi dari matriks term-document dan mengidentifikasi pola semantik laten (topik).
- Probabilistic Latent Semantic Analysis (pLSA): Pengembangan dari LSA yang menambahkan dasar probabilistik. pLSA memodelkan setiap dokumen sebagai campuran probabilitas dari topik, dan setiap topik sebagai distribusi probabilitas dari kata-kata.
- Latent Dirichlet Allocation (LDA): Salah satu teknik Topic Modelling yang paling banyak digunakan. LDA adalah model probabilistik Bayesian yang mengasumsikan bahwa setiap dokumen adalah campuran acak dari sejumlah kecil topik, dan setiap topik adalah distribusi acak dari kata-kata dalam kosakata. LDA mencoba untuk menemukan distribusi topik untuk setiap dokumen dan distribusi kata untuk setiap topik.
- Non-negative Matrix Factorization (NMF): Teknik aljabar linear lainnya yang dapat digunakan untuk Topic Modelling dengan memfaktorkan matriks term-document menjadi dua matriks non-negatif yang lebih kecil, yang merepresentasikan topik dan kontribusi topik terhadap dokumen.
- Model berbasis Deep Learning (misalnya, BERTopic, Top2Vec): Teknik yang lebih baru yang memanfaatkan word embeddings dan model transformer untuk menghasilkan representasi dokumen dan topik yang lebih koheren dan bermakna.
Aplikasi Topic Modelling AI:
Topic Modelling AI memiliki berbagai aplikasi di berbagai bidang:
- Analisis Berita: Mengidentifikasi tren berita utama, mengelompokkan artikel berdasarkan topik, dan merekomendasikan berita kepada pembaca.
- Analisis Sentimen: Memahami opini dan sentimen publik terhadap suatu produk, merek, atau isu dengan mengidentifikasi topik yang terkait dengan sentimen positif atau negatif.
- Customer Service: Mengkategorikan tiket dukungan pelanggan berdasarkan topik masalah untuk pengalihan yang lebih efisien dan identifikasi area yang perlu ditingkatkan.
- Rekomendasi Konten: Merekomendasikan artikel, video, atau produk kepada pengguna berdasarkan topik yang mereka minati.
- Analisis Media Sosial: Memahami diskusi dan tren yang muncul di platform media sosial.
- Penelitian Akademik: Menganalisis literatur ilmiah untuk mengidentifikasi tren penelitian dan topik yang muncul.
- Manajemen Dokumen: Mengorganisir dan mencari melalui koleksi dokumen yang besar berdasarkan topik.
- Bioinformatika: Menganalisis data teks dalam penelitian genomik.
Kesimpulan:
Topic Modelling AI adalah alat yang ampuh untuk memahami dan mengekstrak makna dari sejumlah besar data teks. Dengan kemampuannya untuk secara otomatis mengidentifikasi topik laten, teknologi ini membantu dalam mengorganisir informasi, menemukan insight baru, dan meningkatkan efisiensi dalam berbagai aplikasi. Seiring dengan perkembangan AI dan NLP, teknik Topic Modelling terus berkembang dan menjadi semakin canggih.
.
- Konsultasi/diskusi mengenai detail project antara tim academy-ai dan klien.
- Deal harga project dan pembuatan perjanjian melalui MoU.
- Pembayaran dilakukan 2 tahap ke rekening. tahap pertama : Pembayaran DP 50% (dilakukan sebagai tanda jad pembuatan project). tahap kedua : Pelunasan Pembayaran (dilakukan setelah project selesai dikerjakan oleh tim academy-ai dan sudah OK menurut klien)
- Tim academy-ai mulai mengerjakan project klien (Dilakukan setelah klien menyelesaikan pembayaran tahap pertama).
- Setelah pengerjaan project selesai dan sesuai menurut klien, tim akademi-ai akan memberikan seluruh program danhasil output project ke klien (Dilakukan setelah klien menyelesaikan pembayaran tahap kedua).
- Tim akcademy-ai akan memberikan penjelasan step by step dari awal sampai akhir dalam pengerjaan project tersebut.
- Project selesai.Catatan :
- Note 1 : Diskon sebesar 10% jika klien melakukan pembayaran full payment di awal
- Note 2: Harga bisa berubah sesuai dengan tingkat kesulitan dan permintaan fitur tambahan oleh klien. *Note 3: Biaya yang sudah ditransfer tidak dapat dikembalikan dengan alasan apapun kecuali tim belum mengerjakan project klien



















Reviews
There are no reviews yet.