T
PENGERTIAN
Firebase Realtime Database adalah database NoSQL yang di-hosting di cloud dan dapat digunakan untuk menyimpan dan menyinkronkan data antarpengguna secara real time. BARU: Dengan Cloud Firestore, Anda dapat menyimpan, menyinkronkan, dan membuat kueri data aplikasi dalam skala global.
Firebase adalah suatu layanan dari Google yang digunakan untuk mempermudah para pengembang aplikasi dalam mengembangkan aplikasi. Dengan adanya Firebase, pengembang aplikasi bisa fokus mengembangkan aplikasi tanpa harus memberikan usaha yang besar. Dua fitur yang menarik dari Firebase yaitu Firebase Remote Config dan Firebase Realtime Database. Selain itu terdapat fitur pendukung untuk aplikasi yang membutuhkan pemberitahuan yaitu Firebase Notification.
TUJUAN
Firebase Cloud Messaging
Firebase Cloud Messaging (FCM) dulu dikenal sebagai Google Cloud Messaging (GCM), di mana Firebase Cloud Messaging (FCM) dapat mengirim dan menerima pesan lintas platform seperti Android, iOS, dan aplikasi web, yang pada tahun 2016 dapat digunakan tanpa biaya.[15] Firebase Cloud Messaging (FCM), adalah layanan yang diberikan Firebase untuk menggantikan Google Cloud Messaging. Pihak Google menyarankan untuk aplikasi yang masih menggunakan Google Cloud Messaging untuk segera migrasi ke Firebase Cloud Messaging. Fitur-fitur yang diberikan oleh Firebase Cloud Messaging sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda dengan Google Cloud Messaging. Dengan Firebase Cloud Messaging kita bisa memberikan pemberitahuan dan membuat komunikasi dua arah antara perangkat. Teknologi yang digunakan terbagi menjadi dua yaitu:
- XMPP (Extensible Messaging and Presence Protocol)
- HTTP (Hypertext Transfer Protocol).
Untuk XMPP harus membangun server XMPP terlebih dahulu, sedangkan untuk HTTP bisa menggunakan console yang disediakan oleh Firebase.[16]
Firebase Authentication
Firebase Authentication merupakan layanan sistem otentikasi yang menerapkan kode client-side, sehingga pengguna dapat mendaftar dan login ke aplikasi Facebook, GitHub, Twitter dan Google (Google Play Games). Selain itu, Firebase termasuk sistem manajemen pengguna di mana pengembang dapat mengaktifkan otentikasi pengguna dengan login email dan kata sandi yang disimpan dengan Firebase. Sebagian besar aplikasi perlu mengetahui identitas pengguna. Dengan mengetahui identitas pengguna, aplikasi dapat menyimpan data pengguna secara aman di cloud dan memberikan pengalaman personal yang sama di setiap perangkat pengguna. Firebase Authentication mendukung otentikasi menggunakan sandi, nomor telepon, penyedia identitas gabungan yang populer, seperti Google, Facebook, dan Twitter, dan lain-lain.[17]
Firebase Remote Config
Firebase Remote Config adalah fitur yang memungkinkan digunakan untuk melakukan perubahan konfigurasi di dalam aplikasi Android / iOS, tanpa harus melakukan pembaruan aplikasi di Play Store / App Store. Cara kerja dari Remote Config adalah aplikasi menyimpan terlebih dahulu file XML yang berisi parameter-parameter yang nilainya akan bisa diganti melalui console Firebase. Kemudian objek firebase di dalam aplikasi akan melakukan request data dari server, kemudian memproses data-data tersebut. Secara umum, objek Firebase di dalam aplikasi akan melakukan request 12 jam / 1x, tetapi hal tersebut bisa diubah sesuai yang diinginkan. Salah satu catatan dari Google adalah tidak boleh menggunakan Remote Config untuk melakukan perubahan yang krusial, seperti mengubah ijin yang dibutuhkan oleh aplikasi.[18]
Firebase Realtime Database
Firebase menyediakan realtime database dan backend sebagai layanan. Layanan ini menyediakan pengembang Antarmuka pemrograman aplikasi yang memungkinkan data aplikasi disinkronkan di seluruh klien dan disimpan di Firebase cloud .[19][20] Perusahaan menyediakan pustaka klien yang memungkinkan integrasi dengan Android, iOS, JavaScript, Java, Swift dan Node.js aplikasi. Database juga dapat diakses melalui REST API dan mengikat untuk beberapa JavaScript Frameworks seperti AngularJS, React, Ember.js dan Backbone.js.[21] Developer yang menggunakan realtime database dapat mengamankan data dengan menggunakan aturan keamanan yang diberlakukan oleh server perusahaan.[22] Cloud Firestore yang merupakan generasi mendatang dari Firebase Realtime Database dirilis untuk penggunaan beta. Firebase Realtime Database merupakan database yang di-host pada cloud. Data disimpan sebagai JSON dan disinkronkan secara realtime ke setiap klien yang terhubung.[23]
Firebase Storage
Firebase Storage dirancang untuk pengembang aplikasi yang perlu menyimpan dan menampilkan konten buatan pengguna, seperti foto atau video dan menambahkan keamanan Google pada unggah dan unduh berkas untuk aplikasi Firebase, bagaimanapun kualitas jaringannya. Pengembang dapat menggunakannya untuk menyimpan gambar, audio, video, atau konten lain yang dibuat pengguna secara langsung dari Firebase SDK Klien. Firebase Storage didukung oleh Google Cloud Storage.[24]
Firebase Hosting
Firebase Hosting menyediakan hosting yang cepat dan aman untuk aplikasi web serta konten yang statis dan dinamis.[25] Firebase Hosting adalah layanan hosting web statis dan dinamis yang diluncurkan pada 13 Mei 2014. Mendukung hosting berkas statis seperti CSS, HTML, JavaScript dan berkas lainnya, serta dukungan melalui Cloud Functions.[25] Layanan ini mengirimkan berkas melalui Content Delivery Network (CDN) atau melalui enkripsi HTTP Secure (HTTPS) dan Secure Sockets Layer (SSL). Firebase bermitra dengan Fastly, CDN, untuk menyediakan CDN yang mendukung Firebase Hosting. Perusahaan menyatakan bahwa Firebase Hosting tumbuh dari permintaan pelanggan, pengembang menggunakan Firebase untuk realtime database tetapi membutuhkan tempat untuk meng-host konten mereka.[26][27]
Dua fitur yang menarik adalah Firebase Remote Config dan Firebase Realtime Database. Secara sederhananya, Remote Config adalah fitur yang memungkinkan pengembang mengganti / mengubah beberapa konfigurasi aplikasi Android / iOS tanpa harus memberikan pembaruan aplikasi melalui Play Store / App Store. Salah satu konfigurasi yang bisa dimanipulasi adalah seperti warna / tema aplikasi. Sedangkan Firebase Realtime Database adalah fitur yang memberikan sebuah NoSQL database yang bisa diakses secara waktu nyata oleh pengguna aplikasi. Dan hebatnya adalah aplikasi bisa menyimpan data secara lokal ketika tidak ada akses internet, kemudian melakukan sinkronisasi data segera setelah mendapatkan akses internet.
FITUR
Firebase Crash Reporting
Firebase Crash Reporting digunakan untuk membuat laporan rinci tentang kesalahan dalam aplikasi. Kesalahan dikelompokkan ke dalam kelompok tumpukan pelacakan yang serupa dan diurutkan berdasarkan tingkat keparahan dampaknya pada pengguna aplikasi. Selain laporan otomatis, pengembang dapat membuat log peristiwa khusus untuk membantu menangkap langkah-langkah yang mengarah ke kerusakan.[29] Sebelum mendapatkan Crashlytics, Firebase menggunakan Firebase Crash Reporting sendiri. Firebase Crash Reporting merupakan layanan yang diberikan oleh Firebase untuk keperluan merekam setiap pengecualian yang terjadi pada aplikasi. Report yang diberikan cukup detail dengan beberapa filter seperti yang digunakan pada Analytics.[30] Crash Reporting ini juga dibagi menjadi dua bagian yaitu:
- Non Fatal exception, untuk pengecualian yang tidak berdampak fatal (bisa membuat pengecualian khusus).
- Fatal exception, untuk pengecualian yang fatal (aplikasi crash).
Firebase Performance
Firebase Performance memberikan wawasan tentang kinerja aplikasi yang dialami pengguna aplikasi. Firebase Performance adalah layanan yang membantu untuk memperoleh data tentang karakteristik performa aplikasi iOS dan Android. Gunakan Firebase Performance SDK untuk mengumpulkan data performa aplikasi, kemudian tinjau dan analisis data tersebut di Firebase console. Dengan Firebase Performance, dapat memahami di mana dan kapan performa aplikasi dapat ditingkatkan, sehingga dapat menggunakan informasi tersebut untuk memperbaiki masalah performa.[31]
Firebase Tes Lab untuk Android dan iOS
Firebase Tes Lab untuk Android dan iOS menyediakan infrastruktur berbasis cloud untuk menguji aplikasi Android dan iOS. Dengan satu operasi, pengembang dapat memulai pengujian aplikasi di berbagai macam perangkat dan konfigurasi perangkat. Hasil pengujian termasuk log, video, dan tangkapan layar, tersedia dalam proyek di Firebase console. Bahkan jika pengembang tidak menulis kode pengujian apa pun untuk aplikasi, Tes Lab dapat menjalankan aplikasi secara otomatis dengan mencari gangguan. Tes Lab untuk iOS saat ini dalam versi beta.
LAYANAN
Layanan kami diperuntukan bagi yang ingin mendapatkan manfaat dari programming language tanpa ribet.
- Mulai dari program,
- Aplikasi,
- Tugas,
- Data science,
- Web app yang kompleks,
- dan lain-lain semua dalam satu layanan.
LANGKAH PENGERJAAN PROJECT
- Diskusi pekerjaan
- Diskusi Harga
- Order
- Pekerjaan dalam proses
- Review hasil
- Selesai















Reviews
There are no reviews yet.